Senin, 20 Oktober 2025

ASAL-USUL POMANTOW – Talaitad

Asal-Usul Pomantow – Talaitad 

1. Awal Mula. 

Pada masa lampau, ketika Minahasa masih berupa hamparan perbukitan dan hutan lebat, di wilayah selatan tanah Suluun Tareran ada sebuah wanua (wilayah adat) yang sekarang dikenal dengan nama Talaitad.

Di daerah inilah seorang bernama Mantewo  (leluhur pekerja keras dan bijaksana) —namanya kemudian menjadi Pomantow.

Menurut cerita, Dotu pertama keluarga Pomantow adalah seorang tukang kayu dan pembangun rumah tradisional Minahasa, seorang yang menguasai ilmu winengetan (pengetahuan arah, kayu, dan tanah). Ia dikenal sebagai orang yang mampu “memantow” atau menegakkan sesuatu agar berdiri kuat dan seimbang — baik rumah, tonggak, maupun keluarga.

Karena keahliannya menegakkan bangunan dan menjaga keseimbangan hidup, masyarakat mulai memanggilnya “Si Pomantow” — yang dalam bahasa daerah berarti “yang menegakkan” atau “yang membuat berdiri kokoh”.

Dari situlah kemudian nama Pomantow menjadi nama keluarga.


---

2. Arti Nama “Pomantow”

Secara bahasa, nama Pomantow diyakini berasal dari dialek Minahasa : 

“Po-” : awalan yang berarti “yang membuat” atau “yang melakukan”.

“Mantow” : berarti “tegak, berdiri, atau kokoh”.


Jadi, Pomantow berarti:

> “Orang yang menegakkan sesuatu agar kuat dan tidak roboh.”

>. Disisi lain juga, (Dalam buku Arti Marga Fam Minahasa) Pomantow artinya Penubuat karena setiap pekerjaannya selalu diawali doa dan petunjuk dari Amang Kasuruan Wangko. 

Makna ini bukan hanya tentang kayu dan bangunan, tetapi juga tentang spiritual, prinsip hidup dan keteguhan keluarga.

Keturunan Pomantow dikenal sebagai orang-orang yang tegas, pekerja keras,  pengkabar tanda tanda yang kemungkinan nanti akan terjadi dan punya jiwa gotong royong — selalu berusaha menegakkan kebenaran, membangun, dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.


---

3. Perkembangan di Talaitad. 

Beberapa generasi kemudian, keluarga Pomantow menetap di wilayah Talaitad, sebuah desa di puncak Suluun Tareran.

Dari sinilah muncul berbagai cabang keluarga Pomantow — sebagian menjadi petani, pengrajin kayu, tokoh masyarakat, hingga pelayan gereja.

Desa Talaitad dikenal dengan arti bunyi tetesan air yang jatuh (ma Taratak) di atas permukaan batu, sehingga alamnya mengantarkan angin pegunungan yang sejuk dan tanah subur yang cocok untuk tanaman cengkih, kelapa, dan pala. Di sinilah keluarga Pomantow menanam akar kehidupan mereka, membangun rumah-rumah kayu bulat dari yang tradisional hingga rumah panggung Minahasa versi modern, dan menurunkan nilai-nilai kerja keras dan kebersamaan kepada anak cucu.


---

4. Nilai dan Falsafah Keluarga Pomantow.

Keluarga ini memiliki semboyan tak tertulis:

> “Kaum Pomantow harus tegak dalam kerja, lurus dalam hati, dan kokoh dalam iman.”

Dari masa ke masa, keturunan keluarga ini dikenal dengan:

Ketekunan dalam bekerja.

Keterampilan tangan dalam membangun dan mengukir.

Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Kesetiaan terhadap tanah leluhur dan adat Minahasa.


5. Pomantow Hari Ini.

Kini, Keluarga Besar Pomantow dari Talaitad telah tersebar ke berbagai daerah di Minahasa, Manado, bahkan luar Sulawesi bahkan sampai ke manca negara.

Namun akar mereka tetap satu: Talaitad, tanah tempat leluhur pertama mereka menegakkan tonggak pertama rumah dan keluarga.

Bagi mereka, nama Pomantow bukan sekadar marga.

Ia adalah identitas, tanggung jawab, dan warisan nilai keteguhan yang harus dijaga oleh setiap generasi.


---


6. Penutup

> Dari kayu yang ditegakkan, lahirlah rumah.

Dari keluarga yang teguh, lahirlah sejarah.

Dan dari nama Pomantow, lahirlah keturunan yang tetap berdiri — setia menjaga warisan Dotu Mantewo, Pomantow asli Talaitad. 


---


(Cerita ini mungkin hanyalah fiktif, karena dikembangkan dari nama tokoh yang mungkin bukan nama yang sebenarnya. 

Silahkan di koreksi untuk mendapatkan pengetahuan tentang Pomantow yang sebenarnya).


#TALAITAD_2025

#Roy_Pomantow


Tidak ada komentar:

Posting Komentar